Breaking News:

KPwBI Kaltara Gelar Sharing Session TPID se-Kaltara, Hadirkan Narasumber Berkompeten dari Kaltim

KPwBI Kaltara gelar sharing session TPID se-Kaltara, hadirkan narasumber berkompeten dari Kaltim.

Penulis: Risnawati | Editor: M Purnomo Susanto
HO/Humas BI Kaltara
KPwBI Kaltara adakan sharing session TPID se-Kaltara. Sharing session ini diadakan secara virtual. (HO/Humas BI Kaltara) 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - KPwBI Kaltara gelar sharing session TPID se-Kaltara, hadirkan narasumber berkompeten dari Kaltim.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara menyelenggarakan kegiatan Sharing Session Tim Pengendalian Inflasi di level daerah (TPID) se-Provinsi Kalimantan Utara yang bertajuk “Sharing Success Story TPID Region Kalimantan”.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh TPID se-Provinsi Kalimantan Utara dan menghadirkan TPID Provinsi Kalimantan Timur dan Kota Samarinda sebagai narasumber.

Baca juga: Dianggap Rawan Konflik, 100 Personel Brimob Dikirim ke Kabupaten Tana Tidung, Tiba Awal Desember

Baca juga: Lebih dari 500 Karyawan RSUD Tarakan Diswab, 121 Diantaranya Terkonfirmasi Positif Covid-19

Baca juga: UMK Tarakan Naik Rp 5.143, Jadi Satu-satunya Daerah di Provinsi Kaltara yang Menaikkan Upah Minimum

Adapun TPID Provinsi Kalimantan Timur dan Kota Samarinda dihadirkan sebagai narasumber, berkenaan terpilihnya kedua TPID dimaksud sebagai juara nasional TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk regional Kalimantan, pada ajang TPID Award 2020.

Kepala KPwBI Kaltara, Yufrizal mengapresiasi kesediaan TPID Kaltim untuk hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut.

"Kami berharap TPID Kaltara dapat mengikuti prestasi TPID Kaltim menjadi juara TPID tingkat nasional,” ucap Yufrizal, Jumat (27/11/20)

Kegiatan Sharing Session TPID merupakan rangkaian kegiatan capacity building TPID yang dilakukan secara berkala oleh Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara.

Selain itu, Ketua Tim Perumusan dan Implementasi Kebijakan Ekonomi Daerah Kaltara, Bambang Irwanto juga memaparkan kondisi capaian inflasi Kaltara hingga Oktober dan risiko inflasi di dua periode mendatang.

Hal ini bertujuan dalam rangka meningkatkan kapasitas, peran, efektivitas, serta koordinasi TPID di Provinsi Kalimantan Utara.

Dia menambahkan Melalui kegiatan ini, diharapkan TPID Kaltara juga mendapatkan informasi dan tips terkait inovasi-inovasi yang telah dilakukan,l dan efektif, dalam rangka mengantisipasi komoditas-komoditas yang persisten masuk sebagai penyumbang inflasi Kaltara.

"Khususnya menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Natal dan Tahun Baru pada Desember mendatang," kata Bambang.

Baca juga: Antisipasi Pandemi Covid-19, Imigrasi Klas II Nunukan Terapkan Eazy Passport dan Sarankan Ini

Baca juga: Giliran Gatot Nurmantyo Soroti Perintah Pangdam Jaya Copot Baliho Habib Rizieq, Bisa Dapat Teguran?

Baca juga: Disdukcapil Raih Predikat OPD Pelayanan Publik Tertinggi di Malinau, Wesly Ding: Ini Kerja Keras Tim

Kegiatan sharing session ini disambut baik oleh seluruh anggota TPID se-Provinsi Kalimantan Utara yang hadir, tercermin dari tingginya antusias peserta dalam menggali informasi yang dipaparkan oleh seluruh narasumber.

Yufrizal melanjutkan, beberapa fokus pendalaman dalam sharing session tersebut, diantaranya penguatan peran pimpinan daerah dalam penyelenggaraan High Level Meeting (HLM) TPID, dan pemilihan inovasi unggulan dari TPID Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

"Kemudian, terkait format penulisan OPS dan form self-assessment yang akan dilaporkan kepada TPID Nasional," tutup Yufrizal

( TribunKaltara.com / Risnawati )

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved