Berita Kaltara Terkini

BPBD Kaltara Masih Lakukan Pendataan Banjir Malinau, Abdul Jalil Sebut Beberapa Wilayah Mulai Surut

BPBD Kaltara masih lakukan pendataan banjir Malinau, Abdul Jalil sebut beberapa wilayah mulai surut.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Sekretaris BPBD Kaltara, Abdul Jalil ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – BPBD Kaltara masih lakukan pendataan banjir Malinau, Abdul Jalil sebut beberapa wilayah mulai surut.

BPBD Kaltara masih melakukan pendataan terkait kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan dari bencana banjir di Malinau.

Menurut Sekretaris BPBD Kaltara, Abdul Jalil pendataan dan verifikasi dilakukan sebagai basis memberikan bantuan kepada para korban bencana banjir.

Baca juga: Tak Hanya Curah Hujan Tinggi, Kepala BPBD Ibau Jalung Paparkan Penyebab Banjir Besar di Malinau

Baca juga: Korban Banjir di Kampung Tumbit Melayu Berau, Keluhkan Sulitnya Air Bersih 

Baca juga: Korban Banjir di Kampung Tumbit Melayu Ingin Makanan Tahan Lama: Jujur Bantuan Belum Cukup

Hal tersebut ia ungkapkan saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (18/5/2021).

“Kami masih melakukan pendataan, dan akan kita verifkasi laporan dari pihak Kabupaten Malinau,” ujar Sekretaris BPBD Kaltara, Abdul Jalil.

“Kalau sudah kita verifikasi by name by address, baru kita bisa kirimkan bantuan,” tambahnya.

Menurutnya hingga saat ini, penyaluran bantuan berupa sembako sudah mulai dilakukan oleh pihak Dinas Sosial Kaltara.

“Kalau sembako itu sudah mulai disalurkan oleh Dinsos Provinsi, kemarin Pak Gubernur juga sudah memberikan bantuan kepada masyarakat,” terangnya.

Abdul Jalil mengatakan, hingga saat ini beberapa wilayah di Malinau sudah mulai surut, seperti di Mentarang, Pulau Sapi dan Malinau Kota.

Baca juga: Puskesmas Long Laai Berau Sempat Terendam Banjir Setengah Meter, Sebagian Obat Dapat Diselamatkan

Baca juga: Bantu Korban Banjir, PMI Berau Salurkan Air Bersih hingga Pengobatan Gratis

Baca juga: Mitigasi Banjir, Bupati Malinau Wempi W Mawa: Hindari Bangun Permukiman di Pesisir Sungai

“Kondisi yang kami pantau seperti di Mentarang, Pulau Sapi itu sudah mulai surut, dan memang banyak lumpur yang tersisa, untuk di Malinau Kota saat ini ketinggian di atas mata kaki,” ujarnya.

Pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan pihak BMKG mengenai peringatan dini cuaca, di samping itu BPBD Kaltara juga akan memperkuat tugas dari Desa Tangguh Bencana, agar jauh lebih siap menghadapi bencana alam seperti banjir.

“Tentu kami koordinasi dengan pihak BMKG dan itu prediksinya 90 persen akurat, kita ke depan akan tingkatkan Desa Tangguh Bencana, karena memang banyak desa yang mengaku baru pertama kali merasakan banjir sebesar ini,” tuturnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved