Jumat, 8 Mei 2026

Manfaat Wortel

5 Efek Samping jika Berlebihan Konsumsi Wortel, Bisa Alami Alergi hingga Perut Kembung

Wortel merupakan sayuran yang renyah yang kaya akan manfaat, simak efek samping konsumsi wortel yang berlebih.

Tayang:
Penulis: - | Editor: Sumarsono
Biowellbeing
Ilustrasi konsumsi wortel. 

TRIBUNKALTARA.COM - Wortel merupakan sayuran yang renyah yang kaya akan manfaat.

Sayuran jenis akar ini memiliki kandungan nutrisi yang kuat.

Beta-karoten menjadi nutrisi paling penting yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh manusia.

Namun konsumsi wortel yang berlebihan rupanya bisa menimbulkan efek samping.

Baca juga: Cara Membuat Puree Wortel, Bisa Jadi MPASI Pertama untuk Bayi yang Mulai Belajar Makan

Dikutip TribunKaltara.com dari Style Craze, berikut ini sejumlah efek samping kelebihan asupan wortel:

Keracunan vitamin A

Dalam sebuah studi kasus, seseorang yang mengonsumsi wortel secara berlebihan dirawat di rumah sakit dengan alasan sakit perut.

Enzim hatinya ditemukan telah meningkat ke tingkat yang sangat tinggi.

Pasien didiagnosis dengan kasus keracunan vitamin A ringan.

Baby Carrots atau wortel mini. Simak perbedaan baby carrots dengan wortel biasa
Baby Carrots atau wortel mini. Simak perbedaan baby carrots dengan wortel biasa (Flickr)

Kadar vitamin A hingga 10.000 IU sudah dianggap aman.

Apa pun di luar itu bisa menjadi racun.

Setengah cangkir wortel memiliki 459 mcg beta-karoten, yaitu sekitar 1.500 IU vitamin A.

Toksisitas vitamin A juga disebut hipervitaminosis A.

Baca juga: Resep Olahan Wortel Bergizi Tinggi yang Disukai Anak, Enak dan Mudah Dibuat

Gejalanya bisa termasuk kehilangan nafsu makan, mual, muntah, rambut rontok, kelelahan, dan pendarahan hidung.

Toksisitas terjadi karena vitamin A larut dalam lemak. 

Kelebihan vitamin A yang tidak dibutuhkan oleh tubuh akan disimpan di hati atau jaringan lemak.

 Hal ini dapat menyebabkan akumulasi vitamin A dari waktu ke waktu dan akhirnya toksisitas.

Toksisitas vitamin A kronis dapat mempengaruhi berbagai sistem organ.

Ini dapat menghambat pembentukan tulang, yang menyebabkan tulang lebih lemah dan patah tulang.

Toksisitas vitamin A jangka panjang juga dapat mempengaruhi fungsi ginjal.

Sebabkan alergi

Meskipun wortel sendiri jarang menyebabkan alergi, namun dapat menyebabkan reaksi ketika dikonsumsi sebagai bagian dari makanan lain. 

Dalam sebuah studi, konsumsi wortel yang terkandung dalam es krim menyebabkan reaksi alergi.

Alergi wortel dapat mempengaruhi lebih dari 25% individu dengan alergi makanan.

Baca juga: Manfaat Wortel untuk Anak-anak, Bisa Jaga Kesehatan Gigi hingga Bantu Atasi Sembelit

Ini dapat dikaitkan dengan alergi mereka terhadap protein wortel tertentu.

Individu dengan sindrom serbuk sari makanan adalah yang paling mungkin untuk menjadi alergi wortel.

Gejala alergi wortel termasuk gatal atau bengkak pada bibir dan iritasi mata dan hidung.

Dalam situasi yang jarang terjadi, asupan wortel juga dapat menyebabkan anafilaksis.

Perut kembung

Orang-orang tertentu mungkin merasa wortel sulit dicerna.

Ini bisa diperparah jika Anda memiliki terlalu banyak, akhirnya menyebabkan perut kembung (atau gas perut).

Tak aman untuk bayi

Ini lebih berkaitan dengan ukuran wortel

Batang wortel membawa risiko tersedak bayi.

Oleh karena itu, Anda mungkin ingin membatasi jumlah wortel yang Anda berikan kepada bayi Anda.

Lebih penting lagi, membuatnya menjadi pasta.

Perubahan warna kulit

Makan terlalu banyak wortel dapat menyebabkan kondisi yang tidak berbahaya yang disebut karotenemia.

Ini disebabkan oleh terlalu banyak beta-karoten dalam aliran darah Anda, yang membuat kulit Anda berubah menjadi oranye.

Karotenemia sangat kecil kemungkinannya kecuali Anda menjalani diet terbatas di mana Anda diharuskan makan terlalu banyak wortel untuk waktu yang lama. 

Satu wortel ukuran sedang mengandung sekitar 4 miligram beta-karoten. 

Mengkonsumsi lebih dari 20 miligram beta-karoten setiap hari selama beberapa minggu dapat menyebabkan perubahan warna kulit.

Inilah efek samping wortel yang perlu Anda waspadai. 

Tapi seperti yang dibahas, makan terlalu banyak dalam sehari adalah masalah. 

Jika tidak, mereka adalah salah satu makanan tersehat yang bisa Anda makan.

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved