Berita Nunukan Terkini

Polres Nunukan Temukan Mobil Dinas Pemerintah Daerah Mati Pajak, Kasat Lantas Tegaskan Ini

Kasatlantas Polres Nunukan AKP Arofiek mensesalkan kendaraan plat merah yang masih saja terjaring petugas saat kegiatan operasi penertiban pajak.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO-Arofiek
Kasat Lantas Polres Nunukan, AKP Arofiek Aprilian Riswanto mengecek surat kendaraan roda empat berplat nomor DD (plat nomor Sulawesi), Senin (03/10/2022), pagi 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Kasat Lantas Polres Nunukan, AKP Arofiek Aprilian Riswanto akui masih temukan kendaraan Dinas Pemerintah Daerah (Pemda) yang mati pajak.

Hal itu Arofiek sampaikan saat melakukan kegiatan operasi penertiban pajak kendaraan bersama Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara termasuk UPTD Samsat.

"Hari ini kami lakukan kegiatan operasi penertiban pajak kendaraan. Dan memang masih banyak kendaraan yang pajaknya mati, tapi beroperasi di jalan raya. Termasuk beberapa kendaraan Dinas Pemda," kata Arofiek kepada TribunKaltara.com, Senin (03/10/2022), pukul 12.00 Wita.

Baca juga: Pungutan Pajak Kendaraan Bermotor di Malinau Capai Rp 5,3 Miliar, Akhir Agustus Teralisasi 80 Persen

Arofiek mensesalkan kendaraan plat merah yang masih saja terjaring petugas saat kegiatan operasi penertiban pajak.

"Kendaraan plat merah baik roda empat maupun dua, harusnya jadi contoh bagi masyarakat agar taat membayar pajak," ucapnya.

Baca juga: Termasuk Kalimantan Utara, Inilah Daftar 7 Provinsi Bebaskan Pajak Kendaraan Mei-Agustus 2022

Saat mendapati kendaraan yang pajaknya mati, Arofiek mengaku petugas akan mengarahkan yang bersangkutan untuk membayar pajak langsung di mobil Samsat keliling.

"Kami berhentikan kendaraan lalu cek surat-suratnya. Kalau yang bersangkutan tidak bisa bayar pajaknya sekarang, maka kami berikan surat pengantar terlebih dahulu kepada yang bersangkutan. Nanti tinggal bayar di Samsat," ujarnya.

Mobil dinas terjaring di nunukan 03102022
Mobil plat merah yang terjaring operasi penertiban pajak kendaraan oleh Sat Lantas Polres Nunukan, belum lama ini.

Tak hanya itu, Arofiek juga mengaku mendapati di jalan raya kendaraan roda empat alias mobil yang berasal dari luar daerah.

Menurutnya sesuai aturan, kendaraan luar daerah yang beroperasi di Nunukan harus melapor kepada Sat Lantas Polres Nunukan.

Baca juga: Pemprov Kaltara Hapuskan Denda Pajak Kendaraan dan Terapkan Pemotongan 20 Persen Bayar Pokok PKB

"Kendaraan dari luar daerah yang kami temukan di jalan raya ada plat nomor W, plat nomor DD, plat nomor L, dan lainnya. Kami minta kepada pemilik kendaraan itu, kalau mau beroperasi dalam waktu yang lama, silahkan cabut berkas dan mutasi ke sini," tuturnya.

Lanjut Arofiek,"Karena mereka gunakan jalan raya di Nunukan, BBM (bahan bakar minyak) juga gunakan kuota di Nunukan. Masa bayar pajak di luar," tambahnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(*)

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved