Kamis, 7 Mei 2026

Bulungan Memilih

Bawaslu Bulungan Kedepankan Pencegahan Ditahapan Pilkada, Riswan: Saran Perbaikan Secara Lisan

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bulungan akui lebih mengedepankan pencegahan pada setiap proses tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Desi Kartika Ayu | Editor: M Purnomo Susanto
TribunKaltara.com / Desi Kartika Ayu Nuryana
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat, Bawaslu Bulungan, Riswan (TribunKalntara.com / Desi Kartika) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bulungan akui lebih mengedepankan pencegahan pada setiap proses tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan dan Pertisipasi Masyarakat (HP2M) Bawaslu Bulungan, Riswan saat ditemui awak Tribun Kaltara di kantornya, Jumat (16/8/2024).

Meskipun beberapa saran perbaikan terus diberikan oleh Bawaslu Bulungan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan, namun Riswan mengatakan bahwa hingga saat ini proses tahapan Pilkada masih berjalan aman dan lancar, sehingga saran perbaikan yang diberikan masih secara lisan.

“Iya, kemarin kita juga sudah mengikuti pelaksanaan rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Sejauh ini masih clear dan aman, karena sejak awal kita telah mengedepankan pencegahan,” kata Riswan kepada TribunKaltara.com, Jumat (16/8/2024).

Baca juga: Pimpinan Bawaslu RI Kunker ke Kaltara, Atensi Kesiapsiagaan, Pastikan Tahapan Pilkada Tiada Kendala

“Kenapa proses pencegahan yang kita kedepankan? Karena tadi untuk meminimalisir adanya celah atau kesalahan yang terjadi,” imbuhnya.

Riswan juga menyampaikan, dari 10 Kecamatan pihak Bawaslu sempat memberikan saran perbaikan atau masukan disalah satu Desa di Kecamatan Peso Hilir, yakni Desa Long lembu.

Dimana saat itu, terjadi kekeliruan berkaitan dengan jumlah pemilih laki-laki yang dimasukkan di dalam berita acara pada daftara pemilih khusus (DPK).

“Kalau secara jumlah totalnya untuk rekapannya betul saja, hanya saja pada jumlah pemilih laki-lakinya itu selisih 50 orang. Jadi harusnya bertambah 50 orang tapi angka tersebut tidak ditambahkan,” terangnya.

Berkenaan dengan rekomendasi dan saran perbaikan yang telah diberikan oleh Bawaslu Bulungan kepada KPU Bulungan, kata Riswan sejauh ini telah ditindaklanjuti oleh KPU Bulungan pada tingkat Kecamatan.

“Untuk saran perbaikan dari kami sudah ditindaklanjuti, khususnya Kecamatan Tanjung Selor. Dimana teman-teman sempat memasukkan saran perbaikan, karena tadi kita lebih banyak mengedepankan pencegahan dari awal,” ujarnya.

Baca juga: Khairul dan Ibnu Saud Resmi Kantongi B1KWK dari Lima Parpol, Maju di Pilkada Tarakan 2024

Sehingga, menurutnya secara substansi tidak terlalu berpengaruh terhadap tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

“Jadi misalkan, ada keluarga yang belum didatangi oleh teman-teman pantarlih atau Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kelurahan/Desa (PKD) itu pasti didatangi kembali,” pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved