Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Refocusing Anggaran Rp 470 Miliar, Satker Kementerian & Lembaga di Kaltara Diminta Hemat 10 Persen

Refocusing anggaran Rp 470 miliar, satker kementerian & lembaga di Kaltara diminta hemat 10 persen.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Kepala Kanwil DJPB Kaltara, Indra Soeparjanto, Selasa (19/1/2021). ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Refocusing anggaran Rp 470 miliar, satker kementerian & lembaga di Kaltara diminta hemat 10 persen.

Pandemi Covid-19 yang belum berakhir, memaksa Satuan Kerja atau satker kementerian dan lembaga yang berada di Kaltara untuk berhemat.

Dana satker kementerian lembaga di Kaltara sebesar Rp 4,76 Triliun, berasal dari APBN tersebut, diminta untuk dihemat sekitar 10% atau sekitar Rp 470 Miliar.

Baca juga: Ivan Gunawan Ceritakan Survive di Tengah Pandemi Covid-19, Dari Jual Peyek Hingga Coffee Shop

Baca juga: Jelang Uji Kelayakan & Kepatutan Listyo Sigit di DPR, Jebolan Terbaik Akpol Turun Tangan, Siapa Dia?

Baca juga: Disperindagkop Malinau Bentuk Kelompok UMKM, Bantu Pemasaran di Masa Pandemi Covid-19

Hal ini diungkapkan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan atau DJPB Kaltara dalam konferensi pers di Gedung DJPB, Tanjung Selor.

"Untuk 2021 memang ada refocusing anggaran dari APBN, karena pandemi ini belum berlalu," ujar Kepala Kanwil DJPB Kaltara, Indra Soeparjanto, Selasa (19/1/2021).

Refocusing anggaran, nantinya akan menyasar sektor-sektor prioritas seperti kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial.

"Di kesehatan itu ada vaksinasi masih berjalan, lalu ada juga di pendidikan, dan perlindungan sosial seperti bansos juga masih berjalan," tambahnya.

Penghematan yang akan dilakukan oleh Satker kementerian lembaga yang ada di Kaltara, berasal dari dana APBN.

Adapun dana transfer ke daerah dari APBN, belum akan dilakukan penghematan.

"Satker kementerian lembaga di Kaltara, diminta berhemat sekitar 10%, di kantor saya sudah diperingatkan untuk menghemat 10%," ujarnya.

Baca juga: DPRD Nunukan Minta Kemendikbud RI Prioritaskan Nasib 2 Ribu Guru Honorer di Perbatasan RI-Malaysia

Baca juga: Baru Kabupaten Tana Tidung Miliki Perda Sarang Burung Walet, KPP Tanjung Redeb Harap Hal Ini

Baca juga: Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Pegawai Non PNS Malinau, Pelamar Wajib Catat Lokasi Pengumumannya

"Untuk dana alokasi dari APBN ke daerah belum akan dilakukan penghematan," tambahnya.

Imbas refocusing anggaran, Indra menambahkan, menyebabkan pembangunan kantor DJPB Kanwil Kaltara masih tertunda.

"Karena penghematan ini, seperti kantor saya ini masih ditunda pembangunannya, rencananya di sebelah Pemkab Bulungan dibangun, tapi sekarang ditunda," tuturnya.

( TribunKaltara.com / Maulana Ilhami Fawdi )

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved