Berita Kaltara Terkini

Cerita Sri Ratna, Petugas Pos Kesehatan Perbatasan Bulungan-Berau, Dimarahi Warga yang Ogah Diswab

Cerita Sri Ratna, Petugas Pos Kesehatan Perbatasan Bulungan-Berau, dimarahi warga yang ogah diswab.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI
Sri Ratna (kiri) bersama Petugas Kesehatan Dari Dinkes Kaltara di Pos Perbatasan Kaltim Kaltara ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI ) 

“Kalau kami bertugas di sini kan, tidak boleh menuntut banyak ya, yang penting ada tempat istirahat, dan air bersih terus makanan di sini juga aman, jadi ya jalani saja,” katanya.

“Mungkin hanya sinyal saja yang biasanya naik turun, jadi kami harus jalan dulu ke depan sana, biar bagus sinyalnya, ada titik-titik di sana yang sinyalnya bagus,” tuturnya.

Sampai Kapan Pos Pengecekan Kesehatan di Perbatasan Bulungan-Berau, Ini Penjelasan BPBD Kaltara

Sebelumnya diberitakan, pos pengecekan kesehatan yang ada di perbatasan Kaltim - Kaltara, tepatnya di Jalan Poros Berau - Bulungan Km 57, didirikan pada 22 Februari 2021.

Diinsiasi oleh Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang, pos pengecekan kesehatan mensyaratkan, semua warga yang hendak memasuki wilayah Kaltara, wajib memperlihatkan hasil tes rapid antigen yang menunjukan hasil negatif.

Saat ditanyakan mengenai jangka waktu pembukaan pos kesehatan di perbatasan, pihak BPBD Kaltara

Kepala Pelaksana BPBD Kaltara, Andi Santiaji, saat meninjau Pos Pengecekan Kesehatan di Perbatasan Kaltim-Kaltara ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI )
Kepala Pelaksana BPBD Kaltara, Andi Santiaji, saat meninjau Pos Pengecekan Kesehatan di Perbatasan Kaltim-Kaltara ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI ) (TRIBUNKALTARA.COM/MAULANA ILHAMI FAWDI)

mengungkapkan, pihaknya masih menunggu arahan dari Gubernur Kaltara.

“Terkait pembukaan posko, ini kami ikuti perintah Pak Gubernur, kalau kasus Covid-19 mengalami kenaikan, tentu akan kami lakukan pengetatan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kaltara, Andi Santiaji, Minggu (7/3/2021).

Pihaknya memastikan, semua kendaraan dan penumpang yang akan memasuki wilayah Kaltara, akan dilakukan pemeriksaan di pos kesehatan.

Baca juga: Masuk ke Kaltara Wajib Rapid Antigen, Ini Kendaraan yang Harus Berhenti di Pos Pengecekan Kesehatan

Baca juga: Dinas Kesehatan Kaltara Pastikan Pemeriksaan Rapid Antigen di Perbatasan tidak Dikenakan Biaya

Baca juga: Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara Agust Suwandy Pastikan Rapid Antigen di Perbatasan Gratis

Baik pemeriksaan surat hasil rapid antigen, maupun ukur suhu tubuh.

“Sesuai dengan perintah Pak Gubernur, semua masyarakat yang hendak melintasi Kaltara harus dilakukan pengecekan kesehatan,” ujarnya.

“Kami imbau, masyarakat yang hendak masuk, memiliki surat keterangan hasil rapid antigen dengan hasil negatif. Yang sudah memiliki surat rapid antigen, kami tetap ukur suhunya,” ujarnya.

Bila tidak dapat menunjukan surat hasil rapid antigen, dan suhu tubuh di atas 37° Celcius, maka akan dilakukan tes rapid antigen di lokasi.

Di mana hasil tes rapid antigen, akan keluar dalam waktu kurang dari 10 Menit.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved