Breaking News:

Polemik Partai Demokrat

Langgar Aturan Partai, DPC Demokrat Bulungan Tegaskan Tolak Ketum Moeldoko Versi KLB Sibolangit

Langgar aturan partai, DPC Partai Demokrat Bulungan tegaskan tolak Ketum Moeldoko versi KLB Sibolangit.

Kolase TribunKaltara.com / Tribunnews
Ketua Umum Partai Demokrat, AHY dan Kepala Staf Presiden Moeldoko (Kolase TribunKaltara.com / Tribunnews) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Langgar aturan partai, DPC Partai Demokrat Bulungan tegaskan tolak Ketum Moeldoko versi KLB Sibolangit.

Usai ditetapkannya Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, versi Kongres Luar Biasa di Sumatera Utara, pada hari Sabtu lalu.

Dewan Pimpinan Cabang atau DPC Partai Demokrat Bulungan, menegaskan sikapnya tetap solid mendukung kepemimpinan AHY sebagai Ketua Umum yang sah.

Baca juga: AHY Roadshow ke Lembaga Negara, Temui Menkopolhukam Mahfud MD Adukan KLB Demokrat Versi KSP Moeldoko

Baca juga: Tak Yakin Hanya Ambisi Moeldoko, Pengamat Bongkar Motif Lain Kudeta Partai Demokrat, Bukan Nyapres?

Baca juga: Eks Kader Demokrat Ferdinand Hutahaean Komentari KLB Pilih Moeldoko: Itu Bukan Perang Sesunguhnya

Menurut Pelaksana Tugas Ketua DPC Demokrat Bulungan, kongres luar biasa yang diadakan di Sumatera Utara itu melanggar ketentuan internal partai.

“Kami solid mendukung AHY, karena menurut AD ART partai, KLB yang dilaksanakan di Sumatera Utara itu illegal,” ujar Plt Ketua DPC Partai Demokrat Bulungan, Farida Silviawati, Senin (8/3/2021).

Farida menjelaskan, bila kongres luar biasa yang diadakan itu, tidak memenuhi kuorum, lantaran jumlah peserta kongres yang hadir, tidak sesuai dengan jumlah minimal yang ditetapkan AD ART partai.

“Pertama, jumlah DPD yang hadir tidak sampai dua per tiga dari total DPD di Indonesia, jumlah DPC itu juga tidak sampai setengah dari 514 jumlah DPC, semua itu tidak memenuhi kuorum, selain itu juga tidak ada persetujuan dari Majelis Tinggi Partai,” jelasnya.

Karenanya, DPC Demokrat di Bulungan, tidak akan menggangap adanya KLB.

Lantaran secara administrasi, KLB tersebut, tidak memenuhi kriteria yang diamanatkan oleh partai.

“Jadi bagi kami di DPC Bulungan, kongres luar biasa itu tidak perlu kita anggap ada atau sah, karena secara administrasi saja tidak sesuai dengan ketentuan organisasi partai,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved