Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Hari Pendidikan Nasional 2021, Belajar Mengajar Dapat Kembali Normal, Ini Harapan Guru di Malinau

Hari Pendidikan Nasional 2021, belajar mengajar dapat kembali normal, ini harapan guru di Malinau.

Penulis: Mohamad Supri
Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Ilustrasi, Peserta didik di Kabupaten Malinau sedang mengikuti kegiatan belajar-mengajar di Sekolah, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Hari Pendidikan Nasional 2021, belajar mengajar dapat kembali normal, ini harapan guru di Malinau.

Hari ini, 2 Mei 2021 diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Bagi guru di Kabupaten Malinau, peringatan Hardiknas dimaknai sebagai momen mengevaluasi potret pendidikan selama setahun terakhir.

Baca juga: Hardiknas 2021, Kisah Guru Malinau Asal Jatim, 10 Tahun Mengajar di Kabupaten Perbatasan RI-Malaysia

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Azan Maghrib Malinau 20 Ramadan 1442 H atau Minggu 2 Mei 2021

Baca juga: Cegah Balap Liar dan Tindakan Kriminalitas, Polres Malinau Rutin Operasi di Jalan

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Mekhendri menjelaskan momentum peringatan Hardiknas menjadi momen evaluasi terhadap kondisi pendidikan saat ini.

Tantangan terberat menurutnya adalah situasi pendidikan berhadapan kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

Terhitung setahun sejak virus corona mewabah, interaksi dan pola belajar-mengajar harus dibatasi. Situasi ini memberatkan tidak hanya bagi peserta didik, juga untuk tenaga pendidik.

"Karena pandemi Covid-19 saat ini, kegiatan belajar mengajar juga jadi terbatas. Sekalipun belajar tatap muka, karena Covid-19, disiplin protokol kesehatan harus ditaati," ujarnya, Minggu (2/5/2021).

Mekhendri yang juga merupakan Kepala Sekolah di SMPN 2 Malinau Kota, mengatakan sejak tahun lalu, pihaknya telah menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

Walau demikian, interaksi tetap terbatas, baik jam pelajaran maupun interaksi antara guru dan siswa-siswi di ruang kelas.

"Mulai tahun lalu sudah PTM, tapi serba terbatas. Kita di sekolah harus disiplin karena ini berkaitan dengan kondisi kesehatan anak-anak," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved