Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Laboratorium Tes PCR di RSUD Malinau akan Segera Dibangun, Menunggu Kesiapan Fasilitas

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau, Wempi W Mawa meminta agar pembangunan laboratorium tes PCR (Polimerase Chain Reaction) dipercepat.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau saat memeriksa kesiapan sarana penanganan Covid-19 di RSUD Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Malinau, Wempi W Mawa meminta agar pembangunan laboratorium tes PCR (Polimerase Chain Reaction) dipercepat.

Rencananya, laboratorium tersebut akan segera dibangun. Sebelumnya mesin PCR Kit diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Malinau oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 RI.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus mengatakan sesuai dengan intruksi Bupati Malinau, kajian pembangunan laboratorium tersebut telah dibahas bersama.

Baca juga: Kemenkes Keluarkan Rekomendasi Faskes Tes Rapid Antigen dan PCR, Berikut Lokasi di Bulungan

"Sesuai intruksi Bupati, rencananya laboratorium PCR ini akan segera dibangun. Dalam rapat Satgas kemarin juga sudah kita bahas sebagai program prioritas penanganan Covid-19," ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Daerah telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan fasilitas laboratorium tersebut.

Baca juga: Laboratorium BSL-2 Dinkes Kaltara Tidak Lagi Layani PCR untuk Syarat Perjalanan

Sebelumnya diberitakan TribunKaltara.com, RSUD Malinau bersama Dinas Kesehatan P2KB menjelaskan pengoperasian mesin PCR tersebut menunggu kesiapan fasilitas.

Kendati telah menerima bantuan berupa mesin PCR Kit, dibutuhkan spesifikasi laboratorium berbasis keselamatan biologi atau biosafety level.

Pengguna jasa pelayaran di Pelabuhan Speedboat Malinau sedang bersiap untuk keberangkatan. Penumpang diwajibkan memiliki surat keterangan nonreaktif hasil rapid tes atau negatif hasil PCR test, Kamis (24/12/2020).
(TribunKaltara.com/Mohammad Supri)
Pengguna jasa pelayaran di Pelabuhan Speedboat Malinau sedang bersiap untuk keberangkatan. Penumpang diwajibkan memiliki surat keterangan nonreaktif hasil rapid tes atau negatif hasil PCR test, Kamis (24/12/2020). (TribunKaltara.com/Mohammad Supri) (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI)

Direktur RSUD Malinau, Ni Putu Ria Citrawati menyampaikan untuk kesiapan SDM, pihaknya telah menyiapkan tenaga medis khusus.

Baca juga: Wabup Hendrik Sebut akan Masifkan Monitoring PPKM Mikro: Keluar Masuk Tana Tidung Wajib Swab PCR

"Untuk mesin PCR tinggal menunggu kesiapan laboratorium. Terkait SDM juga sudah kami persiapkan, begitu siap, petugasnya juga sudah bisa memulai pengoperasiannya," katanya.

Menurutnya, pembangunan laboratorium tes PCR tersebut menelan biaya setengah milyar atau sekira Rp 500 juta rupiah.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Tana Tidung, Pelaku Perjalanan Luar Kaltara Wajib PCR

Laboratorium tes PCR diharapkan dapat menunjang penanganan Covid-19 di daerah. Khususnya untuk memangkas waktu tunggu hasil swab PCR yang selama ini masih mengandalkan hasil pemeriksaan dari daerah lain.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved