Rabu, 29 April 2026

Kaltara Memilih

Partai Demokrat Kaltara Gelar Rapim, Solid Dukung Yansen TP Bakal Calon Gubernur Kaltara 2024

Partai Demokrat Kaltara gelar rapat pimpinan usung Yansen Tipa Padan maju di Pilkada 2024 jadi calon gubernur Kaltara.

|
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Ketua DPD Demokrat Kaltara, Yansen TP, Sabtu (18/05/2024) memimpin rapat pimpinan yang dihadiri jajaran pengurus DPD Demokrat Kaltara serta DPC-DPC dari lima kabupaten/kota se Kalimantan Utara. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Menindaklanjuti tahapan Pilkada 2024 yang sudah mulai berjalan, Partai Demokrat Kaltara menggelar rapat pimpinan pada Jumat (17/5/2024) malam.

Rapat pimpinan dihadiri jajaran pengurus DPD Partai Demokrat Kaltara serta DPC dari lima kabupaten/kota di Kalimantan Utara.

Ketua DPD Partai Demokrat Kaltara Yansen Tipa Padan menyampaikan berbagai hal terkait tugas para kader menjelang Pilkada Kaltara 2024, termasuk komunikasi politik antar figur dan partai politik.

Yansen Tipa Padan, yang saat ini menjabat Wakil Gubernur Kaltara ini menekankan pentingnya mematuhi etika dan kaidah organisasi dalam menghadapi Pilkada, dengan memperhatikan tingkatan dari kabupaten/kota hingga DPP .

“Kami punya etika dan kaidah dalam organisasi bahwa Pilkada 2024 ada tingkatan, kabupaten/kota, provinsi sampai pusat.

Kaitan dengan ini ada pengaruh, di kabupaten DPD bisa bicara, kemudian DPP menentukan,” ujar Yansen Tipa Padan, Sabtu (18/05/2024).

Dikemukakan, keputusan Partai Demokrat Kaltara untuk solid mendukung pencalonan dirinya jadi bakal calon Gubernur  Kaltara sebagai respons terhadap keputusan DPP Partai Demokrat.

Baca juga: Partai Demokrat dan PKB Ada Potensi Koalisi di Pilkada 2024, Yansen TP Sebut Wakil Bukan Ban Serep

Yansen Tipa Padan menegaskan bahwa Partai Demokrat Kaltara tidak ingin membangun narasi yang membingungkan selama berlangsungnya Pilkada 2024.

Dan menjaga komunikasi politik agar tidak menimbulkan isu-isu yang tak terkendali.

“Berkenaan dengan provinsi kemarin, salah satu calon di Partai Demokrat, kami harus mengambil sikap itu, mendengar DPP dulu.

Kami sepakat tidak membangun narasi berkenaan Pilkada Kaltara. Sekian bulan berlangsung, tidak membuat simpang siur informasi politik," tegas Yasen Tipa Padan.

Kemudian, berkenaan dengan komunikasi politik, untuk menjaga jangan sampai ada isu tak terkendali, ia ingin politik tak sekadar menjadi konsumsi publik yang seksi.

Politik wajib mendidik masyarakat.

"Keputusan kami, tegas. Pertama, Partai Demokrat secara kelembagaan harus menunjukkan sebagai partai yang dewasa.

Kedua, kekuatan kita secara politik, kursi pada tingkatan tertentu bisa mengusung. Untuk mengajukan calon kepala daerah.

Baca juga: Yansen TP Beber Sosok Wakil Gubernur Pendampingnya di Pilkada Kaltara, Ini Kriteria yang Diharapkan

Untuk Kaltara, pembahasan alot dan dinamis dengan seluruh DPC. Kader utama didorong maju di kontestasi Pilgub Kaltara,” bebernya panjang lebar.

Selanjutnya berbicara figur calon Wakil Gubernu, Yansen Tipa Padan mengungkapkan bahwa proses penilaian masih berlangsung oleh DPC, dengan mempertimbangkan elektabilitas, kapasitas, dan pemahaman tentang Kalimantan Utara.

Yansen Partai Demokrat 02 20052024
Ketua DPD Demokrat Kaltara, Yansen Tipa Padan, Sabtu (18/05/2024) saat melaksanakan rapat pimpinan dan juga dihadiri jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Kaltara serta dewan pimpinan cabang (DPC) dari lima kabupaten/kota. Dokumentasi

Yansen Tipa Padan dalam hal ini menekankan pentingnya memilih wakil yang tepat tanpa terjebak dalam pembahasan pasangan calon secara prematur.

Ia juga ingin memastikan bahwa wakil tersebut memiliki kualitas yang mampu menjalankan tugas penyelenggaraan pemerintahan.

Baca juga: Datang Diiringi Tabuhan Hadrah, Bakal Calon Gubernur Kaltara Yansen TP Kembalikan Formulir ke PPP

“Saya menerimanya sebagai tanggung jawab. Soal wakil masih berproses. Kalau menurut saya dinamika politik yang santun, di saat kita mendaftar, tidak lagi bicara pasang-pasangan.

Ketika kita maju kita sudah punya format. Itu menandakan kelemahan, jangan dikaburkan dengan cara seperti itu. Orang yang dipilih ada orang yang tepat, dinilai mampu berkinerja dalam konteks politik," terangnya.

Ia berharap siapapun wakil nanti yang menjadi pasangannya tak diperdebatkan. Karena lanjutnya, secara spiritual, emosional, intelektual, bisa menjadi penyelenggara pemerintahan.

"Kalau kita tak letakkan atau bicara selektif, tapi bisa menyatu membangun Kaltara. Dalam artian mampu. Soal wakil juga saya sampaikan, tolong beri saya keleluasaan menilai,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved