7 Manfaat Pare, Pahit tapi Berkhasiat, Turunkan Kadar Gula Darah hingga Cegah Anemia
Intip manfaat pare bagi kesehatan berikut ini, bisa untuk menurunkan kadar gula darah hingga mencegah anemia.
Penulis: Maharani Devitasari | Editor: Cornel Dimas Satrio
TRIBUNKALTARA.COM - Berbentuk memanjang dengan bintil-bintil di luar kulitnya, pare adalah sayuran yang memiliki rasa tajam dan pahit.
Meski begitu, anggota suku labu-labuan atau Cucurbitaceae ini juga bisa dimanfaatkan sebagai obat.
Pare termasuk makanan rendah kalori, tinggi serat, serta kaya akan nutrisi dan antioksidan.
Pare juga merupakan sumber yang baik untuk kalsium, magnesium, kalium, zat besi, dan zinc.
Nutrisi-nutrisi tersebut penting untuk kesehatan gigi, tulang, sel darah, serta mendukung fungsi otak, otot, saraf dan sistem kekebalan tubuh.
Baca juga: 8 Manfaat Buah Durian bagi Kesehatan, Perbaiki Kualitas Tidur hingga Turunkan Risiko Depresi
Di Indonesia, pare biasanya diolah menjadi berbagai jenis makanan, mulai dari lalapan hingga tumis dengan campuran bahan lainnya.
Menilik dari kandungan nutrisi yang tersedia, konsumsi pare bisa membawa beragam manfaat bagi kesehatan. Dikutip dari website Kementerian Kesehatan, simak khasiat pare selengkapnya berikut.
Manfaat Pare bagi Kesehatan
1. Menurunkan Kadar Gula Darah
Manfaat pare yang paling terkenal adalah menurunkan gula darah. Hal ini karena pare memiliki senyawa yang dapat bertindak seperti insulin, yang bertugas mengolah gula darah untuk menjadi energi di dalam sel tubuh.
Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa konsumsi pare dapat mengurangi kadar gula darah dan menurunkan HbA1c penderita diabetes tipe 2.
Meski demikian, hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut karena ada pula studi yang menyatakan bahwa pare tidak memiliki dampak signifikan sebagai pengobatan diabetes.
2. Meningkatkan Kesehatan Mata
Kandungan vitamin A pada pare mampu meningkatkan kesehatan mata.
Bahkan, vitamin A, vitamin E, dan vitamin C yang terkandung pada pare diyakini mampu mengurangi risiko terjadinya degenerasi makula pada orang lanjut usia.
3. Melawan Kanker
Penelitian menunjukkan bahwa pare mengandung senyawa tertentu yang memiliki khasiat melawan kanker.
Misalnya, satu penelitian tabung reaksi lama menunjukkan bahwa ekstrak pare efektif membunuh sel kanker lambung, usus besar, paru-paru, dan nasofaring.
Baca juga: 7 Manfaat Daun Jambu Biji, Redakan Nyeri Haid hingga Jaga Kesehatan Kulit
Penelitian pada hewan juga menemukan hal serupa, melaporkan bahwa ekstrak pare mampu menghalangi pertumbuhan dan penyebaran sel kanker payudara sekaligus mendorong kematian sel kanker.
Perlu diingat bahwa penelitian ini dilakukan dengan menggunakan ekstrak pare dalam jumlah terkonsentrasi pada sel-sel individual di laboratorium.
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan bagaimana pare dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan kanker pada manusia saat dikonsumsi dalam jumlah normal yang ditemukan dalam makanan.
4. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Meski perlu diteliti lebih lanjut, konsumsi pare dapat membantu mencegah penyakit jantung.
Pasalnya, konsumsi pare dalam jumlah yang cukup mampu membantu mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.
Kandungan serat, kalium, dan antioksidan yang ada dalam pare juga dapat meningkatkan kesehatan jantung.
5. Menurunkan Berat Badan
Konsumsi pare juga dapat membantu menurunkan berat badan karena bahan makanan satu ini rendah kalori dan kaya serat.
Kandungan serat yang tinggi pada pare juga bisa memberikan efek kenyang lebih lama sehingga mampu menurunkan nafsu makan.
6. Menurunkan Kadar Kolesterol
Kadar kolesterol yang tinggi bisa menyebabkan plak lemak menumpuk di arteri, memaksa jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Beberapa penelitian pada hewan menemukan bahwa pare dapat menurunkan kadar kolesterol untuk mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.
Baca juga: 5 Manfaat Daun Semanggi untuk Diabetes Lengkap dengan Cara Mengolah, Tetap Perhatikan Efek Samping
7. Mencegah Anemia dan Kekurangan Zat Besi
Mengonsumsi pare disebut dapat membantu mencegah kekurangan zat besi dan anemia.
Tubuh membutuhkan zat besi untuk membuat hemoglobin.
Pare tidak hanya kaya akan zat besi, tetapi juga kaya akan folat (vitamin B9) , vitamin serba guna yang membantu pembentukan sel darah merah.
Mendapatkan cukup zat besi adalah penawar utama untuk anemia defisiensi zat besi.
Jika Anda tidak mendapatkan cukup zat besi, Anda tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat.
Artikel ini telah tayang di TribunHealth.com dengan judul Pare Jarang Disukai, padahal Punya 5 Manfaat Kesehatan Berikut, https://health.tribunnews.com/2025/03/04/pare-jarang-disukai-padahal-punya-5-manfaat-kesehatan-berikut.
Penulis: Ahmad Nur Rosikin | Editor: Ahmad Nur Rosikin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Sayur-pare-1.jpg)