Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Ngaku Sudah Panggil 3 Perusahaan, Disnaker Kaltara: Posko Belum Terima Aduan dari Pekerja Soal THR

Ngaku sudah panggil 3 perusahaan, Disnaker Kaltara: Posko belum terima aduan dari pekerja soal THR.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Disnakertrans Kaltara, Asnawi ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Ngaku sudah panggil 3 perusahaan, Disnaker Kaltara: Posko belum terima aduan dari pekerja soal THR.

Jelang Lebaran 2021, perusahaan wajib membayarkan THR kepada pekerjanya.

Ditanyakan mengenai perkembangan Posko THR yang telah didirikan oleh Disnakertrans Kaltara, Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Disnakertrans Kaltara, Asnawi mengatakan hingga saat ini belum ada permasalahan yang signifikan.

Baca juga: Posko Pengawasan Pembayaran THR 2021 Dibuka di Malinau, Disnaker Masih Tunggu Laporan Buruh Pekerja

Baca juga: Siap-siap Besok atau Lusa THR ASN Tarakan Sudah Masuk ke Rekening Masing-masing PNS: Hari ini Proses

Baca juga: Disnaker Kota Tarakan Buka Posko Pengaduan, Budiono Ingatkan Perusahaan, THR Tidak Boleh Dicicil

Pihaknya mengaku telah memanggil tiga perusahaan untuk mengingatkan mengenai pembayaran THR, dan dua perusahaan yang telah berkoordinasi mengenai penghitungan THR.

"Ada yang kami panggil, itu ada tiga perusahaan untuk diingatkan mengenai THR," ujar Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Disnakertrans Kaltara, Asnawi, Senin (3/5/2021).

"Lalu ada dua perusahaan lain untuk koordinasi mengenai penghitungannya, agar tidak salah," katanya.

Asnawi mengatakan hingga saat ini belum ada perusahaan yang meminta penangguhan THR.

Baca juga: Jadwal Pencairan THR PNS, TNI dan Polri, Lengkap dengan Besaran yang Diterima

Baca juga: Posko Pengaduan THR Dibuka, Disnakertrans Berau Harap Perusahaan Penuhi Kewajibannya

Baca juga: Permenaker: THR Wajib Diberikan Paling Lambat 7 Hari Sebelum Lebaran, Tidak Bayar Dikenakan Denda

Adapun dari sisi pekerja, pihaknya mengaku belum menerima satupun laporan.

"Tidak ada yang minta penangguhan, karena Surat Edaran Menteri itu, pembayarannya 6 hari sebelum lebaran," katanya.

"Pekerjanya juga tidak ada yang melapor,
Insya Allah di Kaltata aman saja," tuturnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved