Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Berbeda Dengan Zainal Paliwang dan Syarwani, Kanwil Kemenag Kaltara Sebut ini Untuk Salat Idul Fitri

Berbeda dengan Zainal Paliwang dan Syarwani, Kanwil Kemenag Kaltara sebut ini untuk Salat Idul Fitri.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Ilustrasi Salat Berjamaah di Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor dengan menerapkan protokol kesehatan ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Berbeda dengan Zainal Paliwang dan Syarwani, Kanwil Kemenag Kaltara sebut ini untuk Salat Idul Fitri.

Menjelang hari Raya Lebaran 2021, Gubernur Kaltara dan Bupati Bulungan mengatakan memperbolehkan pelaksanaan Salat Idul Fitri secara berjamaah.

Menurutnya orang nomor satu di Kaltara dan Bulungan tersebut, dibolehkannya pelaksanaan Salat Idul Fitri secara berjamaah, lantaran Kaltara dan Bulungan, tidak termasuk dalam zona merah status Covid-19.

Baca juga: Gubernur Kaltara dan Bupati Bulungan Kompak Perbolehkan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah, Asalkan ini

Baca juga: Pemprov Raih Opini WTP, Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris Sebut Bukan Sesuatu Harus Dibanggakan

Baca juga: Luar Biasa! Pemprov Kaltara Raih Opini WTP Tujuh Kali Berturut-turut, Gubernur: Syukur Alhamdulillah

Hal yang berbeda justru disampaikan oleh Kepala Kanwil Kemenag Kaltara, Suriansyah. Menurutnya pelaksanaan Salat Idul Fitri hanya dimungkinkan bagi zona kuning dan hijau.

Adapun untuk zona oranye seperti Kaltara dan Bulungan direkomendasikan untuk tidak dilaksanakan. Hal tersebut merujuk pada Surat Edaran Kemenag No.7/2021 mengenai pelaksanaan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

"Kalau zona oranye, kami imbau agar tidak melakukan Salat Ied, kalau zona hijau dan kuning diperbolehkan, tapi tentu dengan catatan," ujar Kepala Kanwil Kemenag Kaltara, Suriansyah, Senin (10/5/2021).

Meskipun demikian, pihaknya mengaku tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan bagi wilayah yang tetap melaksanakan Salat Idul Fitri berjamaah di wilayah zona oranye atau merah.

"Kemenag hanya terbatas mengimbau, kita tidak memiliki kewenangan untuk menindak," terangnya.

Ditanyakan mengenai lokasi Salat Idul Fitri di sekitar wilayah Bulungan, Suriansyah mengaku belum mendapatkan laporan.

Baik penyelenggaran di Masjid ataupun di halaman terbuka seperti di lapangan.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran Idul Fitri 1442 H, DAMRI Hentikan Rute Tanjung Selor Kaltara - Berau Kaltim

Baca juga: Hari Ke-4 Larangan Mudik Lebaran Idul Fitri, Belasan Kendaraan Diputarbalikan di Perbatasan Kaltara

Baca juga: Kemenag Kaltara Larang Takbiran Keliling, Masjid dan Mushola Diperbolehkan

Halaman
12
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved