Opini
Rupiah Menguat, Lepas Dollarmu Sekarang!
Masyarakat sebut “nilai kurs”. Konsekuensi logis dari nilai kurs itu, hubungan antara satu mata uang dengan mata uang yang lain bersifat dua arah.
Naiknya suku BI rate dalam jangka pendek untuk meminimalisir arus modal keluar.
Karena, apabila modal keluar (capital flight) rendah maka konversi rupiah terhadap dolar bisa diminimalisir.
Baca juga: Lewat Mobil Penukaran Bersama Perbankan, KPwBI Kaltara Kenalkan Program Cinta Bangga & Paham Rupiah
Sisi lainnya adalah meningkatkan arus modal yang masuk ke dalam negeri.
Jika arus masuk meningkat maka konversi dolar terhadap rupiah meningkat, maka rupiah pelan-pelan akan menguat. Nampaknya kebijakan itu direspon secara positif oleh pasar.
Dampaknya adalah rupiah kembali mengalami penguatan. Misalnya hingga 16 Mei 2024 pukul 17.00 WIB Trading economic mencatat rupiah menguat menjadi Rp 15.912,9 persatu dolar.
Padahal dua hari sebelumnya yaitu 14 Mei pukul 15.00 masih Rp 16.130.
Berdasarkan data itu maka, trendnya rupiah akan mengalami penguatan, meskipun masih fluktuatif.
Rilis terakhir Trading economic tanggal 18 Mei pukul 04.00 nilai tukar rupiah terhadap dolar masih berada pada Rp. 15.954,5.
Itu artinya Rupiah menuju nilai psikologisnya yaitu, Rp 15.000,-. Jika rupiah terus menguat maka, para pemilik dollar akan mengalami kerugian.
Oleh karena itu, saat ini waktunya pertimbangkan jual dolar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/tukar-dolar.jpg)