Mata Lokal Memilih
Antisipasi Kerawanan Pemilu 2024 di Kaltim, Polda Gelar Simulasi Sispamkota dan Deklarasi Damai
Tingkat kerawanan jelang Pemilu 2024 dari 38 provinsi se Indonesia, Kalimantan Timur ( Kaltim ) berada di urutan 26, artinya masih relatif aman.
TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Tingkat kerawanan jelang Pemilu 2024 dari 38 provinsi se Indonesia, Kalimantan Timur ( Kaltim ) berada di urutan 26, artinya masih relatif aman.
Demikian dikemukakan Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto di sela-sela gelaran Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dan Deklarasi Damai di Samarinda, Kamis (8/9/2023).
Meski demikian, antisipasi kerawanan Pemilu 2024 di Kaltim perlu dilakukan, diantara dengan menggelar Simulasi Sispamkota dan Deklarasi Damai.
Kapolda mengatakan, simulasi Sispamkota merupakan sarana mengukur potensi kerawanan Pemilu di daerah-daerah berdasarkan lima dimensi, yaitu penyelenggara pemilu, peserta pemilu, masyarakat pemilih, keamanan dan geografi.
imulasi Sispamkota maupun Deklarasi Damai dilaksanakan di Bandara Temindung Samarinda.
Hadir Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto, Wakil Gubernur Hadi Mulyadi, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim Rudiansyah, Bawaslu, perwakilan partai politik dan tokoh masyarakat.
Deklarasi Pemilu Damai itu ditandai dengan pelepasan burung merpati dilanjutkan penandatanganan deklarasi bersama.
Baca juga: Polda Kaltara Gelar Deklarasi Damai Pemilu 2024, Berikut Empat Poin Komitmen yang Disepakati
Wagub Hadi Mulyadi mengapresiasi Polda Kaltim yang menggelar simulasi Sispamkota dan Deklarasi Pemilu Damai.
Ia meyakini sama seperti tahun-tahun sebelumnya, nantinya Pemilu 2024 di Kaltim pasti akan berjalan kondusif.
"Kami harap semua daerah dapat terlaksana dengan baik, termasuk pemilihan gubernur di 2024,” ujar Hadi Mulyadi.

Wagub Hadi mengatakan, situasi kondusif harus diciptakan bersama.
Ia berharap kerja sama dan sinergitas antara pemerintah, penyelenggara pemilu, partai politik dan aparat keamanan terus terjalin dengan baik.
"Karena kita sudah tandatangani bersama deklarasi ini, maka kita sepakat dan punya kewajiban membawa iklim yang kondusif di Kaltim," ucapnya.
Sementara KPU Kaltim Rudiansyah menekankan, sejauh ini situasi persiapan pemilu seluruh kabupaten dan kota di Benua Etam senantiasa kondusif.
Baca juga: Rawan Jadi Komoditas, Berikut Empat Poin Deklarasi Damai Tokoh Agama Sikapi Tahun Politik di Malinau
Meski begitu lanjutnya, segala antisipasi perlu dipersiapkan KPU dan stakeholder terkait untuk mempertahankan situasi aman tersebut.
"Termasuk sispamkota dan deklarasi ini. Selain sebagai prediksi dan antisipasi, tentu menjadi ajakan bersama untuk ikut serta menjaga kondusifitas dalam rangka mendukung Pemilu 2024 serentak di Kaltim," singkatnya.
Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, Sispamkota dan Deklarasi Pemilu Damai merupakan bagian dari persiapan pengamanan pemilu yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada 2024.
Dari hasil pengukuran kerawanan itu, dikatakannya dari 38 provinsi, Kaltim berada di urutan 26.
"Jadi terbilang aman. Meski begitu, tentu antisipasi matang untuk mempertahankannya," bebernya. Irjen Pol Imam Sugianto.
Dikemukakan, Polda Kaltim akan mengoptimalkan seluruh personel dan sarana prasarana yang ada dalam mendukung operasi Mantap Praja Teratai 2024.
Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan semua pihak yang terkait dalam rangka menjaga keutuhan dan kedaulatan negara.
Baca juga: HUT ke-78 RI, Wakil Bupati Nunukan Minta Masyarakat Jaga Kondusifitas Jelang Pemilu 2024
Sebab mereka yakin Kaltim cukup kuat dalam berkolaborasi bersama untuk menciptakan pemilu yang aman, damai dan demokratis.
"Juga melalui Deklarasi Pemilu Damai ini, mari ciptakan bersama pemilu yang kondusif dan aman. Pilihan boleh berbeda, tapi kita semua tetap satu, yaitu NKRI," tandasnya.
Polisi Melepas Gas Air Mata
Massa berdatangan dari berbagai penjuru ke Bandara Temindung Samarinda, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda.
Mereka berunjuk rasa menolak sejumlah bakal calon legislatif yang akan maju dalam Pemilu 2024, pada Kamis (7/9/2023).
Satu jam awal, situasi masih aman terkendali. Namun, pada menit-menit berikutnya jumlah partisipan semakin bertambah.
Diduga ada permainan provokator dan timbullah kericuhan. Massa mulai anarkis.
Mereka melakukan pengrusakan sejumlah fasilitas, membakar ban hingga dua sepeda motor yang terparkir jadi sasaran pembakaran.

Ratusan personel Polri dengan pengendali massa (Dalmas) mulai bereaksi dan bersiaga mengantisipasi terjadi kericuhan lanjutan.
"Atas nama UU, saya minta saudara-saudara mundur. Jangan ada tindakan anarkis," teriak Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli dari balik pengeras suara.
Namun instruksi itu tak diindahkan. Para demonstran semakin anarkis. Mereka mulai melakukan pelemparan berbagai jenis benda ke arah petugas.
Ada pula yang memulai kontak fisik dengan petugas dan mencoba menerobos tameng Dalmas awal.
Mencermati situasi yang mulai panas, dengan penghitungan matang, polisi akhirnya menurunkan kendaraan taktis (tantis) jenis watercannon.
Tekanan air yang kuat nyatanya belum berhasil untuk menghalau massa. Dalmas terpaksa memberikan tindakan lanjutan dengan mengeluarkan gas air mata.
Para demonstran mulai terpukul mundur. Sejumlah orang yang diduga sebagai provokator diamankan petugas.
Pascadiamankannya sejumlah orang itu, massa seakan mulai kehilangan taring. Secara perlahan mereka membubarkan diri satu persatu.
Tiga jam berlalu, personel gabungan dari TNI / Polri dapat menguasai keadaan. Hingga dipastikan situasi aman terkendali, seluruh personel TNI dan Polri yang bertugas dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Situasi menegangkan di atas hanyalah gambaran peragaan Sistem Pengamanan Kota ( Sispamkota ) yang diselenggarakan Polda Kaltim di Bandara Temindung Samarinda, Kamis (7/9/2023).
Baca juga: Tegaskan Netralitas TNI di Pemilu 2024, Dandim Bulungan: Dilarang Pasang Atribut di Areal Milik TNI
Seluruh atribut yang digunakan dipastikan aman dan semua petugas serta masyarakat sekitar yang terlibat tak satupun yang terluka.
Tembakan yang dilepaskan pun bersumber dari senjata tanpa peluru.
Bahkan, tidak hanya simulasi pengamanan unjuk rasa, Polda Kaltim juga menurunkan Detasemen Anti Teror yang memperagakan cara menghalau aksi terorisme.
Bahkan, di hadapan seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir, Polda Kaltim juga memberikan gambaran bagaimana teror bom bunuh diri terjadi hingga cara mereka memusnahkan markas terorisme.(ave)
kerawanan
Pemilu 2024
Kalimantan Timur
Kaltim
Polda Kaltim
Sispamkota
Deklarasi Damai
Deklarasi Pemilu Damai
simulasi
massa aksi
demo
Pelantikan Kepala Daerah Bakal Mundur setelah 13 Maret 2025, Sidang Gugatan Isran-Hadi Tunggu MK |
![]() |
---|
Berkat Gugatan Mahasiswa UIN, MK Hapus Aturan Presidential Threshold: Semua Parpol bisa Usung Capres |
![]() |
---|
MK Terima 277 Sengketa Pilkada 2024, 15 Cagub-Cawagub Ajukan Gugatan, Termasuk Kaltim Isran-Hadi |
![]() |
---|
Optimisme Ekonomi Kalimantan Utara Pasca Pilkada Serentak 2024 dan Kebijakan PPN 12 Persen |
![]() |
---|
Akar Masalah Tim Ridwan Kamil-Suswono Bakal Ajukan Gugatan ke MK soal Pilkada Jakarta 2024 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.