Rabu, 22 April 2026

Opini

Kebocoran Ekonomi dan Kedaulatan Rupiah di Perbatasan

Untuk mendeteksi kebocoran ekonomi bisa dengan pendekatan faktual dan basis data. Secara faktual bisa kita lihat apakah barang yang beredar.

Editor: Sumarsono
IST
Dr. Margiyono, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan 

Daerah yang lebih kuat akan mendominasi daerah yang lebih lemah.

Kekuatan itu ditentukan oleh kepemilikan fasilitas, modal, teknologi dan sumberdaya manusianya.

Hal itu munculkan pihak yang menentukan dan ditentukan. Daerah yang lemah lebih banyak ditentukan. Artinya daerah itu akan dihisap sumberdayanya.

Misalnya,  daerah yang kaya tambang namun tidak memiliki; modal, sumberdaya manusia dan teknologi maka tambangnya akan dieksplorasi oleh penduduk daerah lain yang memiliki modal, sumberdaya manusia dan teknologi.

Akhirnya  tambang itu secara ekonomi akan lebih memberikan manfaat bukan pada penduduk setempat.

Fenomena itu bukan hanya terjadi antara satu provinsi dengan lainnya. Akan tetapi sangat mungkin antara satu negara dengan negara lain.

Baca juga: Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2024 Kembali Digelar, Kelilingi Lima Wilayah 3T Bawa Rp 8 Miliar

INDIKASI KEBOCORAN EKONOMI DI KALIMANTAN UTARA

Untuk mendeteksi kebocoran ekonomi bisa dengan pendekatan faktual dan basis data. Secara faktual bisa kita lihat apakah barang yang beredar, diproduksi di daerah itu atau daerah lain.

Apabila lebih banyak barang dari daerah lain berarti uang yang dibelanjakan masyarakat mengalir ke daerah produsen.

Itu artinya energi ekonominya dinikmati oleh daerah asal barang yang dikonsumsi masyarakat setempat.  

Apabila menggunakan data bisa membandingkan antara barang yang masuk dengan yang keluar.

Bisa juga antara jumlah uang yang ditransfer dari daerah lain dibanding dengan uang yang ditransfer keluar. Jika banyak yang keluar maka ekonomi daerah itu bocor.

Bisa juga dilihat dari ketidakserasian antar sektor.

Apabila kontribusi sektor primer terhadap PDRB tinggi, sementara skundernya rendah, atau bahkan sektor tersiernya tiba-tiba tinggi, ekonomi daerah itu terindikasi juga mengalami kebocoran.

 Sektor primer adalah lapangan usaha yang mengekstrasi sumberdaya alam yaitu sektor pertanian dan pertambangan.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved